WarisanWaves of Weave Merangkai Warisan Kebaya dan Kisah Gusti Nurul di Museum Nasional
JAKARTA — Warisan kebaya, ragam tekstil kawasan, dan kisah Gusti Nurul bertemu dalam Waves of Weave di Museum Nasional Indonesia. Pameran yang berlangsung pada 26 Oktober 2026 hingga 8 Januari 2027 in
WarisanBenang Limar Memberi Songket Palembang Warna yang Berlapis
Dalam tradisi Songket Palembang, limar merujuk pada benang sutra beraneka warna yang membentuk kesan warna berlapis. Uraian Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya menyebut merah, hijau, biru, ungu, h
WarisanTesserae Menyusun Batu dan Kaca Kecil menjadi Gambar Mosaik
Tesserae adalah potongan kecil batu, kaca, atau bahan berwarna lain yang disusun menjadi mosaik. Benda-benda dalam koleksi Metropolitan Museum of Art menunjukkan tesserae dipakai dari dunia Romawi hin
WarisanFiligrana Kaca Menyusun Batang Berwarna menjadi Pola dalam Tiupan
Filigrana adalah teknik kaca tiup yang memakai batang kaca bening, putih, atau berwarna untuk membentuk garis di dalam dinding benda. Corning Museum of Glass mencatat gaya ini berkembang di Murano pad
WarisanRenda Gelendong Menyusun Pola melalui Persilangan dan Puntiran Benang
Renda gelendong atau bobbin lace dibuat dengan benang yang masing-masing digulung pada gelendong kecil. Pola terbentuk ketika pasangan benang dipersilangkan dan dipuntir di atas bantal kerja, lalu pos
WarisanSendok Perak Dinasti Tang Memperlihatkan Repoussé dan Pukulan Cincin
Sebuah sendok bertangkai panjang dalam koleksi National Museum of Asian Art dibuat dari perak tempa dan diperkirakan berasal dari akhir abad ketujuh hingga awal abad kedelapan. Museum menyebut asalnya
WarisanScrimshaw Merekam Seni Ukir Maritim pada Bahan Hewani
Scrimshaw adalah istilah untuk karya ukir atau gores yang berkaitan erat dengan sejarah pelayaran dan perburuan paus. New Bedford Whaling Museum menjelaskan bahwa istilah itu sekarang digunakan untuk
WarisanBasse-Taille Membiarkan Cahaya Menembus Email hingga Relief Perak Tetap Terbaca
Basse-taille adalah teknik email pada logam yang menempatkan lapisan berwarna tembus cahaya di atas permukaan logam yang telah dibentuk atau diukir rendah. Cahaya melewati email dan dipantulkan kembal
WarisanMangkuk Teh Song Abad ke-13 Menyimpan Jejak Perbaikan Lak Emas
Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.
WarisanPorselen Parian Membawa Kesan Marmer ke Vas dan Patung Kecil Abad Kesembilan Belas
Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.
WarisanAryballos Kecil Memperlihatkan Ragam Wadah Minyak dari Terakota hingga Perunggu
Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.
WarisanVas Ayam Bucchero Mempertemukan Keramik Hitam dan Abjad Etruskan
Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.
WarisanMenteri Ara Paparkan Strategi Perumahan Rakyat Jelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo
“Ya, harus siap kerja keras, jangan korupsi, banyak terobosan, bekerja lebih cepat. Ya, kita kan program andalannya kan teman-teman tahu ya, bedah rumah 400.000 (unit),” kata Ara di Jakarta Pusat, Jum
WarisanGamelan Gong Gede Menata Ansambel Besar dalam Karawitan Bali
Gamelan Gong Gede adalah salah satu bentuk ansambel karawitan Bali berukuran besar. Foto arsip dari rentang 1900–1940 memperlihatkan sebuah pertunjukan di depan Bali Hotel, Denpasar, tetapi tidak dapa
WarisanNaskah Wanasigra Mengingatkan Pentingnya Membaca Benda, Aksara, dan Asal-usul
Tulisan ini berangkat dari sebuah foto koleksi Museum Sri Baduga: Naskah Wanasigra. Dokumentasi bertanggal 7 Februari 2026 memperlihatkan objek yang ditempatkan sebagai koleksi museum. Identitas itu p
WarisanRumah Limas Membaca Ruang Bertingkat dalam Arsitektur Palembang
Rumah Limas dikenal sebagai salah satu bentuk rumah tradisional Palembang dan Sumatera Selatan. artikel ini membahas hubungan antara bentuk panggung, ruang bertingkat, bahan kayu, dan lingkungan; tuli
WarisanPrajnaparamita Singhasari Menyatukan Ketelitian Pahat dan Perjalanan Koleksi
Arca Prajnaparamita dari Singhasari merupakan salah satu karya pahat batu yang disimpan Museum Nasional Indonesia. artikel ini membaca ketelitian bentuk dan perjalanan koleksinya tanpa menganggap selu
WarisanBatik Tiga Negeri Merekam Perjalanan Warna di Pesisir Jawa
Batik Tiga Negeri dikenal melalui perpaduan warna yang kuat dan proses produksi lintas tempat. Pada contoh klasik, warna merah dikaitkan dengan Lasem, biru dengan Pekalongan, dan sogan dengan Solo. Na
WarisanUkir Jepara Menyimpan Pengetahuan dalam Jejak Pahat
Tulisan ini melihat ukir Jepara sebagai pengetahuan yang bergerak dari tangan ke tangan. Hasil akhirnya memang dapat berupa mebel, panel, atau benda hias, tetapi mutu ukiran lahir dari rangkaian keput
WarisanBatik Tulis Lasem Menautkan Warna Pesisir dan Jejak Perdagangan
Batik tulis Lasem tumbuh di kawasan pesisir Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dan dikenal melalui pertemuan teknik membatik, selera warna, motif, serta sejarah komunitas setempat. Pemerintah Kabupaten R
WarisanMoko Alor Menyimpan Nilai yang Melampaui Benda Perunggu
Moko adalah genderang perunggu berpinggang ramping yang memiliki tempat khusus dalam kehidupan masyarakat Alor, Nusa Tenggara Timur. artikel ini tidak melaporkan penemuan baru; tulisan merangkum fungs
WarisanGringsing Tenganan Menyatukan Ikat Ganda dan Pengetahuan Lintas Generasi
Gringsing berasal dari Tenganan Pegringsingan di Kabupaten Karangasem, Bali, dan dikenal melalui teknik ikat ganda. Pada teknik ini, benang lungsi dan pakan sama-sama diikat serta diwarna sebelum dite
WarisanTifa Papua Membawa Bunyi, Motif, dan Identitas Klan
Ini adalah artikel warisan budaya, bukan berita pertunjukan terbaru. Tifa adalah alat musik pukul yang dikenal di berbagai wilayah Papua dan Maluku dengan bentuk, nama, teknik, serta konteks pemakaian
WarisanUlos Batak Toba Hidup lewat Tenun, Makna, dan Pemberian
Ini adalah artikel warisan budaya, bukan berita penetapan terbaru. Ulos Batak Toba merupakan kain yang hidup dalam keterampilan menenun, penggunaan adat, dan hubungan sosial. Melihatnya hanya sebagai
WarisanSongket Malaysia Membentuk Kilau lewat Sisipan Benang Tambahan
Songket Malaysia tercantum pada Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO sejak 2021. Pencatatan itu secara khusus merujuk pada nominasi Malaysia, bukan penetapan kepemilikan tun
WarisanSasirangan Menyimpan Pola lewat Jelujur, Ikatan, dan Warna
Sasirangan tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Kalimantan Selatan melalui Surat Keputusan 238/M/2013. Pangkalan data Budaya Kita menempatkannya dalam domain kemahiran dan kerajinan
WarisanGeringsing Tenganan Mempertemukan Ikatan Benang Lusi dan Pakan
Geringsing adalah kain seremonial dari Tenganan, Bali, yang dibuat dengan teknik ikat ganda. Dalam teknik ini, benang lusi yang memanjang dan benang pakan yang melintang sama-sama diikat serta dicelup
WarisanPoya Menjaga Pengetahuan Memahat Perahu di Kepulauan Babar
Poya adalah istilah masyarakat Desa Ibalatmumtah di Kepulauan Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya, untuk seni pahat perahu tradisional. Dalam praktik setempat, istilah itu juga merujuk pada perahu kayu
WarisanJemparingan Menyatukan Ketangkasan Panah dan Olah Rasa
Jemparingan gaya Mataram adalah tradisi panahan Yogyakarta yang dilakukan dengan posisi duduk bersila. Pemanah tidak berdiri menghadap sasaran seperti dalam banyak cabang panahan modern, melainkan men
WarisanLa Galigo, Epos Bugis yang Bertahan dalam Ribuan Halaman Manuskrip
La Galigo, juga dikenal sebagai Sureq Galigo, adalah karya puisi berbahasa Bugis yang berakar pada tradisi lisan. UNESCO memperkirakan karya ini berasal sekitar abad ke-14 dan memuat kisah epik-mitolo
WarisanAksara Lontara Bertahan dari Manuskrip ke Sistem Digital
Aksara Lontara merupakan sistem tulisan yang digunakan dalam tradisi Bugis dan juga dikenal secara teknis sebagai aksara Buginese. Manuskrip lama memperlihatkan bagaimana tulisan ini dipakai untuk men
WarisanWayang Beber, Cerita yang Bergerak dari Gulungan Gambar
Wayang beber menyampaikan cerita melalui gambar yang dilukis pada lembaran panjang, kemudian dibuka bagian demi bagian sambil dinarasikan dalang. Gerak pertunjukannya tidak datang dari boneka, melaink
WarisanKolintang Menghubungkan Bunyi Kayu, Pengetahuan, dan Kebersamaan
Kolintang dari Sulawesi Utara tersusun dari bilah-bilah kayu dengan panjang berbeda yang dimainkan menggunakan pemukul. Instrumen ini melekat pada masyarakat Minahasa dan hadir dalam upacara, perayaan
WarisanReog Ponorogo Menyatukan Tari, Musik, dan Kerja Komunitas
Reog Ponorogo adalah seni pertunjukan teatrikal berusia berabad-abad yang hidup dalam berbagai peristiwa masyarakat. UNESCO mencatat pementasannya pada bersih desa, pernikahan, hari besar Islam dan na
WarisanJamu sebagai Warisan Hidup, dari Peracik hingga Ikatan Sosial
Budaya kebugaran jamu dicatat UNESCO pada 2023 dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Pengakuan itu menempatkan jamu sebagai praktik pengetahuan dan kehidupan sosia
WarisanPantun Menautkan Sampiran, Isi, dan Kecakapan Berbahasa
Pantun adalah bentuk puisi lisan yang hidup di berbagai komunitas Melayu di Asia Tenggara. UNESCO memasukkannya ke Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan melalui nominasi bersama Ind
WarisanNoken Mengikat Keterampilan, Identitas, dan Kehidupan Sehari-hari Papua
Noken adalah tas simpul atau anyaman buatan tangan dari serat kayu atau daun yang digunakan masyarakat di Papua. artikel ini membaca noken sebagai pengetahuan budaya hidup berdasarkan dokumen UNESCO;
WarisanKeris, Membaca Dhapur, Pamor, dan Tangguh dalam Satu Bilah
Keris adalah belati asimetris khas Indonesia, tetapi maknanya tidak berhenti pada bentuk senjata. artikel ini membaca keris sebagai keterampilan, benda warisan, dan bahasa visual berdasarkan keteranga
WarisanGamelan, Warisan Bunyi yang Hidup melalui Kebersamaan
Gamelan merujuk pada orkes perkusi tradisional Indonesia sekaligus seperangkat instrumen yang dimainkan bersama. artikel ini membahas unsur budaya tersebut berdasarkan berkas warisan budaya takbenda U
WarisanWayang Golek, Kayu yang Hidup lewat Dalang dan Penonton
Wayang golek memakai boneka kayu tiga dimensi yang digerakkan dalang dan terutama berkembang dalam kebudayaan Sunda di Jawa Barat. artikel ini menempatkannya dalam keluarga besar tradisi wayang Indone
WarisanBiola W.R. Soepratman dan Momen Indonesia Raya di Kongres Pemuda
Museum Sumpah Pemuda mencantumkan “Biola W. R. Supratman” dalam daftar koleksinya. Benda itu menjadi pintu masuk untuk memahami hubungan musik, pers, dan gerakan pemuda menjelang lahirnya keputusan Ko
WarisanDigitalisasi 210 Manuskrip Keraton Surakarta Membuka Akses Riset
Perpustakaan Nasional, British Library, Keraton Surakarta, dan Masyarakat Pernaskahan Nusantara menjalankan alih media sekitar 210 manuskrip koleksi Perpustakaan Sasana Pustaka. Kegiatan itu didokumen
WarisanPameran di Erasmus Huis Menelusuri Jejak Indonesia dalam Pembentukan Cape Town
Pameran “There Was Something Here Before” berlangsung di Erasmus Huis, Jakarta, dari 3 Oktober hingga 23 Desember 2026. Pameran tersebut menelusuri jejak masyarakat dari kepulauan Indonesia dalam pemb
WarisanPameran Hutan dan Peradaban Membawa Koleksi Museum ke Stasiun MRT
Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menyiapkan pameran temporer “Hutan dan Peradaban: Dari Ekosistem Kehidupan Menuju Masa Depan” pada 12–18 Oktober 2026. Pameran dijadwalkan berlangsung di Stasiun MRT Bunda
WarisanPinisi adalah Pengetahuan Maritim, Bukan Sekadar Bentuk Perahu
Pinisi sering dipakai sebagai nama untuk kapal kayu layar dari Sulawesi Selatan, tetapi pengakuan UNESCO menempatkan maknanya lebih luas. Pada 2017, “Pinisi, art of boatbuilding in South Sulawesi” mas
WarisanPrambanan, Menikmati Arsitektur Sekaligus Membaca Kisah Ramayana
Prambanan menawarkan lebih dari siluet candi yang menjulang. Di balik bentuk bangunannya, terdapat ruang untuk mengenal seni, kepercayaan, dan cara manusia menyampaikan cerita melalui batu.
WarisanBorobudur, Warisan Batu yang Mengajak Kita Membaca Masa Lalu
Borobudur menyimpan cara menarik untuk mengenal sejarah: melalui bangunan, relief, dan susunan ruangnya. Kompleks candi Buddha di Jawa Tengah ini berasal dari abad ke-8 dan ke-9.