Berita Pilihan
Warisan

Sasirangan Menyimpan Pola lewat Jelujur, Ikatan, dan Warna

Redaksi Opinix ·

Kain sasirangan di Kampung Sasirangan, Banjarmasin, 14 Desember 2025. Gambar diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Kain sasirangan di Kampung Sasirangan, Banjarmasin, 14 Desember 2025. Gambar diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Foto: Riky Mandai, 14 Desember 2025, CC BY-SA 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Kain_Sasirangan_di_Kampung_Sasirangan_Banjarmasin.jpg

Sasirangan tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Kalimantan Selatan melalui Surat Keputusan 238/M/2013. Pangkalan data Budaya Kita menempatkannya dalam domain kemahiran dan kerajinan tradisional, dengan pencatatan wilayah Kabupaten Banjar.

Nama sasirangan dikaitkan dengan kata menyirang, yakni menjelujur. Garis jelujur pada kain kemudian ditarik dan diikat sebelum pewarnaan, sehingga bagian tertentu menahan warna dan membentuk pola ketika ikatan dibuka.

Teknik itu membuat hasil akhir bergantung pada urutan kerja, kerapatan jahitan, kekuatan ikatan, pilihan warna, dan penempatan bidang. Pola bukan sekadar gambar yang dipindahkan ke permukaan, melainkan jejak dari kain yang dilipat, dijahit, diikat, dan dicelup.

Pangkalan data resmi menyebut sasirangan lazim digunakan sebagai kain adat dalam kegiatan masyarakat Banjar. Pemakaian tersebut menempatkan kain pada hubungan antara keterampilan pembuat, kebutuhan busana, dan peristiwa sosial.

Status warisan takbenda tidak berarti kainnya tidak berwujud. Yang dijaga adalah pengetahuan serta kemahiran yang memungkinkan kain dibuat dan dimaknai: cara menjelujur, mengikat, mewarnai, memilih pola, serta meneruskannya kepada pembuat berikutnya.

Bagi penikmat wastra, menghargai sasirangan berarti memperhatikan asal produk dan kerja pembuatnya, bukan hanya corak akhir. Dokumentasi proses, ruang belajar, serta hubungan yang adil dengan perajin membantu keterampilan tetap hidup tanpa membekukannya sebagai benda masa lalu.

Sumber: Pangkalan Data Budaya Kita, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi — https://budaya.data.kemdikbud.go.id/wbtb/objek/AA000269

Catatan editorial: Tulisan ini ditandai sebagai artikel dan merangkum data penetapan resmi, bukan liputan bengkel produksi tertentu. Foto mendokumentasikan kain sasirangan di Banjarmasin pada 2025.

Baca juga