Berita Pilihan
Warisan

Porselen Parian Membawa Kesan Marmer ke Vas dan Patung Kecil Abad Kesembilan Belas

Redaksi Opinix ·

Vas porselen Parian Amerika, 1830–1870, tinggi 24,8 cm, koleksi The Met 47.90.70. Foto dokumentasi koleksi berlisensi CC0; tanggal pemotretan dan nama fotografer tidak dicantumkan.
Vas porselen Parian Amerika, 1830–1870, tinggi 24,8 cm, koleksi The Met 47.90.70. Foto dokumentasi koleksi berlisensi CC0; tanggal pemotretan dan nama fotografer tidak dicantumkan.
Foto: The Metropolitan Museum of Art / CC0 1.0

Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.

Vas putih berelief dalam koleksi The Metropolitan Museum of Art tidak terbuat dari marmer. Katalog mencatat bahannya sebagai porselen Parian, jenis keramik yang penampilan tubuhnya mengingatkan pada marmer putih untuk patung. Kesamaan visual tidak berarti kedua benda memakai bahan yang sama.

Penjelasan kuratorial museum menyebut kandungan feldspar Parian lebih tinggi daripada porselen biasa. Hasil pembakarannya berupa tubuh biskuit yang tervitrifikasi. Nama bahannya merujuk pada tambang marmer di sebuah pulau Yunani, sementara benda koleksi yang dibahas dicatat sebagai buatan Amerika.

Menurut museum, patung dan wadah Parian menjadi hiasan rumah yang populer pada pertengahan abad kesembilan belas. Salah satu contoh berupa vas setinggi 24,8 sentimeter, bertarikh 1830–1870, yang disumbangkan Charles W. Green kepada museum pada 1947.

Vas tersebut kemungkinan dibuat di Bennington, Vermont. Museum juga menyebut kemungkinan pembuatnya United States Pottery Company, yang memamerkan Parian pada pameran Crystal Palace di New York tahun 1853. Kata kemungkinan penting dipertahankan karena identitas pembuat tidak disampaikan sebagai kepastian.

Pemakaian bahan serupa terlihat pada Bust of Lord Byron, patung dada kecil setinggi 13 sentimeter yang menggambarkan penyair Byron. Museum memberinya rentang tarikh 1830–1870 dan kemungkinan lokasi pembuatan di Bennington. Benda ini memperlihatkan penggunaan Parian untuk sosok manusia, bukan hanya wadah.

Kedua koleksi membantu membandingkan bentuk vas dan patung dengan bahan yang sama. Namun, kesamaan bahan, rentang tahun, serta dugaan lokasi tidak membuktikan keduanya berasal dari satu bengkel. Membaca katalog juga berarti menjaga batas antara data benda yang tercatat dan atribusi yang masih bersifat dugaan.

Sumber (diperiksa 18 Oktober 2026 WIB):

The Met, Vase, porselen Parian, 47.90.70

https://www.metmuseum.org/art/collection/search/9261

The Met, Bust of Lord Byron, porselen Parian, 47.90.152

https://www.metmuseum.org/art/collection/search/4892

Foto dokumentasi / ilustrasi: Vas porselen Parian Amerika, 1830–1870, tinggi 24,8 cm, koleksi The Met 47.90.70. Foto dokumentasi koleksi berlisensi CC0; tanggal pemotretan dan nama fotografer tidak dicantumkan.

Pembuat/kredit: The Metropolitan Museum of Art; pembuat dan fotografer tidak dicantumkan.

Halaman foto:

https://www.metmuseum.org/art/collection/search/9261

Lisensi atau dasar izin: CC0 1.0 / Public domain.

https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/

Perubahan: Orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, ukuran diperkecil bila diperlukan, dan dikodekan ulang sebagai JPEG; tanpa pemotongan atau perubahan isi.

Dasar Open Access The Met:

https://www.metmuseum.org/hubs/open-access

Catatan editorial: Disusun Redaksi Opinix dengan bantuan AI melalui kurasi sumber primer yang diperiksa. Bukan liputan lapangan atau wawancara sendiri. Foto arsip dan ilustrasi dibedakan dari dokumentasi kegiatan atau keadaan terkini. Identitas pabrik dan lokasi pembuatan yang masih bersifat kemungkinan tidak diubah menjadi kepastian. Foto menampilkan vas 47.90.70, bukan patung Byron. Tidak menyatakan hasil kunjungan museum atau status pameran terkini.

Baca juga