Rindik Mengolah Bambu Menjadi Irama yang Menandai Bali
Redaksi Opinix ·

Foto: William Cho / Wikimedia Commons — CC BY-SA 2.0
Rindik dikenal sebagai instrumen bambu dari Bali yang dimainkan dengan cara dipukul. Bilah-bilah bambu disusun pada rangka sehingga setiap bagian menghasilkan nada berbeda, lalu beberapa pemain dapat membangun pola yang saling mengisi.
Portal Indonesia Kaya mencatat bambu sebagai bahan utama rindik dan menempatkan instrumen ini dalam berbagai kegiatan budaya serta pertunjukan. Bunyi yang lahir tidak hanya bergantung pada bahan, tetapi juga pada pemilihan bambu, ukuran bilah, penyeteman, dan ketepatan pukulan pemain.
Rilis Pemerintah Kabupaten Buleleng pada 2025 memperlihatkan bahwa rindik juga hidup sebagai keterampilan produksi. Seorang perajin muda di Buleleng membuat gamelan rindik bambu, melibatkan warga sekitar dalam pengerjaan rangka serta ukiran, dan melayani pesanan dari luar daerah.
Hubungan antara pemain dan perajin penting karena instrumen tidak selesai ketika bentuknya jadi. Bilah perlu disetel sebagai satu perangkat, rangka harus menopang getaran, dan pemeliharaan dibutuhkan agar perubahan kelembapan atau pemakaian tidak merusak mutu bunyi.
Rindik juga mengingatkan bahwa istilah alat musik tidak selalu merujuk pada satu benda tunggal. Dalam pertunjukan, bunyi muncul dari kerja beberapa bagian dan orang; ritme, melodi, serta jeda tersusun melalui latihan bersama, bukan hanya dari keindahan ukiran.
Foto pendamping dibuat di Kintamani pada 19 Juli 2008. Ia merekam satu instrumen di sebuah lokasi perkebunan kopi, sehingga tidak mewakili seluruh variasi bentuk, ukuran, laras, atau konteks pementasan rindik di Bali.
Pelestarian rindik memerlukan lebih dari sekadar memajang instrumen. Pengetahuan memilih bambu, membuat rangka, menyetel bilah, memainkan pola, dan meneruskan repertoar perlu dijaga sebagai satu rantai keterampilan agar bunyi rindik tetap hadir sebagai praktik seni, bukan benda dekoratif semata.
Sumber: https://bulelengkab.go.id/informasi/detail/berita/89_pemuda-desa-buleleng-bali-bawa-produk-gamelan-rindik-bambu-tembus-pasar-ekspor | https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/rindik-instrumen-bambu-dengan-harmoni-khas-bali/ | Halaman foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Rindik_(2689771905).jpg | Lisensi: CC BY-SA 2.0 — https://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0
Catatan editorial: artikel seni evergreen, bukan laporan pertunjukan. Bahan, fungsi, dan rantai keterampilan diperiksa pada sumber Pemkab Buleleng serta portal budaya Indonesia Kaya. Foto hanya dipotong dan diubah ukurannya.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan