Damascening Menanamkan Emas dan Perak ke Permukaan Logam yang Lebih Gelap
Redaksi ·

Foto: Ji-Elle / Wikimedia Commons — CC BY-SA 4.0
Damascening adalah teknik menghias logam dengan menanamkan kawat atau lembaran tipis dari logam lain ke permukaannya. Emas atau perak yang terang kerap dipadukan dengan besi atau baja yang lebih gelap sehingga pola terbaca melalui kontras bahan.
Permukaan dasar terlebih dahulu disiapkan dengan guratan, alur, atau bidang kasar. Bahan inlay kemudian ditekan dan dipukul agar mencengkeram permukaan tanpa mengandalkan cat yang menutup logam.
Setelah pola tertanam, perajin meratakan dan memoles permukaan. Tahap akhir penting karena garis yang terlalu tinggi mudah tersangkut, sedangkan tekanan yang kurang dapat membuat sisipan terlepas.
Teknik ini dapat menghasilkan pola geometri, sulur, tulisan, atau adegan figuratif. Efek visualnya bergantung pada lebar kawat, kepadatan motif, warna logam, dan cara permukaan dasar digelapkan atau dibiarkan menua.
Foto dokumentasi memperlihatkan sebuah kotak berhias emas dan perak yang dikaitkan dengan bengkel Diego de Çaias pada paruh pertama abad ke-16. Benda tersebut berada di Musée Le Secq des Tournelles di Rouen; atribusi objek mengikuti keterangan museum pada halaman foto.
Damascening berbeda dari pelapisan menyeluruh karena logam berharga dipakai sebagai garis atau bidang tertentu. Dengan demikian, gambar lahir dari pertemuan material yang benar-benar tertanam, bukan dari warna permukaan semata.
Sumber: https://www.vam.ac.uk/articles/metalwork-techniques; https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Coffret_damasquin%C3%A9-Mus%C3%A9e_Le_Secq_des_Tournelles.jpg
Dokumentasi foto: Kotak berhiaskan damascening emas dan perak, dikaitkan dengan bengkel Diego de Çaias, Prancis, paruh pertama abad ke-16; dipotret 21 Mei 2022. Kredit Ji-Elle / Wikimedia Commons — CC BY-SA 4.0. Halaman foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Coffret_damasquin%C3%A9-Mus%C3%A9e_Le_Secq_des_Tournelles.jpg. Lisensi: CC BY-SA 4.0. Perubahan: diperkecil, dikonversi ke JPEG, dan dikompresi tanpa mengubah substansi.
Catatan editorial: Artikel disusun sebagai kurasi transparan berbasis sumber yang ditautkan; foto digunakan sesuai lisensi dan tidak diperlakukan sebagai bukti peristiwa kecuali dinyatakan demikian.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan