Berita Pilihan
Seni

Mangkuk Sgraffito Mesir Abad Keempat Belas Mempertemukan Guratan dan Inspirasi Logam

Redaksi Opinix ·

Mangkuk sgraffito Mesir abad keempat belas, koleksi The Met 30.112.18. Dokumentasi The Metropolitan Museum of Art; tanggal pemotretan dan nama fotografer tidak dicantumkan. Foto domain publik dalam program Open Access.
Mangkuk sgraffito Mesir abad keempat belas, koleksi The Met 30.112.18. Dokumentasi The Metropolitan Museum of Art; tanggal pemotretan dan nama fotografer tidak dicantumkan. Foto domain publik dalam program Open Access.
Foto: The Metropolitan Museum of Art / CC0 1.0

Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.

Mangkuk sgraffito dari Mesir dalam koleksi The Metropolitan Museum of Art memperlihatkan pertemuan warna dan guratan pada keramik. Museum menempatkan objek bernomor 30.112.18 ini pada abad keempat belas.

Bahannya berupa tanah liat merah dengan slip putih, guratan dan slip cokelat, serta glasir transparan beraneka warna. Tingginya 5,4 sentimeter dan diameternya 14,9 sentimeter. Bahan dasar, pelapis, dan glasir merupakan unsur berbeda pada satu benda.

Menurut museum, kelompok keramik ini terinspirasi bentuk serta rancangan karya logam. Pembuatannya terkait dengan tembikar masa Mamluk di Mesir dan melayani masyarakat umum maupun militer. Jenisnya populer sampai akhir abad keempat belas.

Dalam esai Suzan Yalman untuk The Met, perdagangan sutra dan rempah menghubungkan kemakmuran dengan dukungan terhadap kesenian masa Mamluk. Kairo menjadi pusat ekonomi, budaya, dan seni. Pembahasan tersebut memberi konteks lingkungan produksi, bukan riwayat perdagangan mangkuk tertentu.

Esai itu juga menunjukkan keterhubungan antarwilayah dan media. Kaca berhias, karya logam bertatah, kayu, serta tekstil Mamluk dihargai di Mediterania dan Eropa. Tradisinya mengembangkan teknik pendahulu sekaligus menerima pengaruh dari berbagai bagian dunia Islam.

Museum membeli mangkuk ini pada 1930 melalui V. Everit Macy Gift. Identitas perajin dan pengguna pertamanya tidak dirinci. Karena itu, konteks kelompok keramik tidak dapat digunakan untuk mengarang kisah kepemilikan atau pemakaian sehari-hari objek dalam foto.

Sumber (diperiksa 17–18 Oktober 2026 WIB):

The Metropolitan Museum of Art — Sgraffito-ware Bowl, 30.112.18

https://www.metmuseum.org/art/collection/search/455006

Suzan Yalman/The Met — The Art of the Mamluk Period (1250–1517), 1 Oktober 2001

https://www.metmuseum.org/essays/the-art-of-the-mamluk-period-1250-1517

Foto dokumentasi / ilustrasi: Mangkuk sgraffito Mesir abad keempat belas, koleksi The Met 30.112.18. Dokumentasi The Metropolitan Museum of Art; tanggal pemotretan dan nama fotografer tidak dicantumkan. Foto domain publik dalam program Open Access.

Pembuat/kredit: The Metropolitan Museum of Art; pembuat objek tidak disebutkan.

Halaman foto:

https://www.metmuseum.org/art/collection/search/455006

Lisensi atau dasar izin: CC0 1.0.

https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/

Perubahan: Orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, ukuran diperkecil bila diperlukan, dan dikodekan ulang sebagai JPEG; tanpa pemotongan, penambahan objek, atau manipulasi isi.

Dasar Open Access The Met:

https://www.metmuseum.org/hubs/open-access

Catatan editorial: Kurasi seni berdasarkan katalog dan esai museum, bukan penemuan arkeologis baru atau pemeriksaan langsung benda. Keterangan umum tentang jenis keramik tidak digunakan untuk mengarang riwayat pengguna objek. Izin foto diperiksa pada katalog dan API The Met.

Baca juga