Berita Pilihan
Seni

Repoussé Mengangkat Relief dari Balik Lembaran Tembaga pada Kotak Enamel

Redaksi Opinix ·

Kotak enamel pada tembaga, Inggris, kemungkinan Bilston, sekitar 1770, koleksi The Met; dipotong ke rasio 2:1 dan diubah menjadi JPEG 1200×600.
Kotak enamel pada tembaga, Inggris, kemungkinan Bilston, sekitar 1770, koleksi The Met; dipotong ke rasio 2:1 dan diubah menjadi JPEG 1200×600.
Foto: The Metropolitan Museum of Art / Open Access / CC0

Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.

Sebuah kotak kecil Inggris sekitar 1770 dalam koleksi Metropolitan Museum of Art memperlihatkan bagaimana relief logam dapat menjadi dasar dekorasi enamel. Museum mencatat benda berukuran sekitar 3,8 × 5,3 × 5,8 sentimeter itu sebagai enamel pada tembaga dan kemungkinan dibuat di Bilston.

Motif yang menonjol pada tutupnya dibentuk dengan memukul lembaran tembaga tipis dari sisi berlawanan. Cara mengangkat bentuk dari belakang ini dikenal sebagai repoussé; Victoria and Albert Museum menjelaskan bahwa pekerjaan dari sisi depan dapat dipakai untuk menurunkan bagian tertentu dan memperjelas relief.

Kemampuan menggulung tembaga menjadi lembaran sangat tipis pada pertengahan abad kedelapan belas membantu produksi benda berlapis enamel yang lebih terjangkau daripada barang emas. Lembaran tersebut cukup lentur untuk diberi relief, tetapi tetap menjadi penopang bagi lapisan kaca berwarna.

Setelah bentuk logam dibuat, bubuk kaca yang dicampur mineral untuk menentukan warna serta keburaman diaplikasikan pada tembaga dan dibakar pada suhu tinggi. Gambar permukaan dapat dilukis dengan tangan atau dipindahkan dari ukiran melalui transfer printing, kemudian dibakar lagi untuk setiap lapisan atau warna baru.

Istilah “Battersea enamel” kerap dipakai untuk kelompok benda semacam ini, tetapi The Met mengingatkan bahwa lokasi pembuatan setiap objek tidak selalu diketahui. Selain London, pusat produksi berada di South Staffordshire—terutama Bilston dan Wednesbury—serta Birmingham.

Benda koleksi The Met berstatus domain publik dan tidak sedang dipamerkan. Data museum memberi dasar mengenai bahan, ukuran, perkiraan waktu, dan proses umum, tetapi tidak menyebut pembuat tertentu; artikel ini tidak menambahkan atribusi yang belum dibuktikan.

Melalui satu kotak kecil, repoussé tampak bukan sebagai hiasan terpisah, melainkan bagian dari urutan kerja yang mempertemukan pembentukan logam, pelapisan kaca, pewarnaan, dan pembakaran. Relief pada tembaga menyediakan bentuk fisik sebelum warna enamel menyelesaikan permukaan.

Sumber (diperiksa 19 Oktober 2026 WIB):

The Metropolitan Museum of Art, Snuffbox, objek 893731

https://www.metmuseum.org/art/collection/search/893731

Victoria and Albert Museum, A guide to metalworking techniques

https://www.vam.ac.uk/articles/metalworking-techniques

Foto: Snuffbox, Inggris, kemungkinan Bilston, sekitar 1770, koleksi The Metropolitan Museum of Art, objek 893731. Halaman foto/objek: https://www.metmuseum.org/art/collection/search/893731. Status: Open Access, public domain/CC0, https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/. Perubahan: dipotong di tengah ke rasio 2:1, diubah ukurannya menjadi 1200×600 piksel, dan dikonversi ke JPEG.

Catatan editorial: Disusun dengan bantuan AI dan diperiksa Redaksi Opinix dari katalog museum yang disebutkan. Artikel ini merupakan artikel nonaktual, bukan liputan museum atau wawancara langsung.

Baca juga