Berita Pilihan
Seni

Gendang Beleq Menyatukan Bunyi Besar, Gerak, dan Arak-Arakan Sasak

Redaksi Opinix ·

Pertunjukan Gendang Beleq dari Lombok, 9 Desember 2022. Dokumentasi satu penampilan, bukan representasi seluruh kelompok Sasak; berkas diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Pertunjukan Gendang Beleq dari Lombok, 9 Desember 2022. Dokumentasi satu penampilan, bukan representasi seluruh kelompok Sasak; berkas diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Foto: Anis Mujahid Akbar, 9 Desember 2022, CC BY-SA 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gendang_Beleq%2C_Kesenian_Khas_Lombok.jpg

Gendang Beleq adalah seni pertunjukan masyarakat Sasak di Pulau Lombok yang berpusat pada gendang berukuran besar. artikel ini melihatnya sebagai kerja ansambel yang menggabungkan bunyi, gerak, dan kebersamaan, bukan sekadar satu alat musik.

Data Warisan Budaya Takbenda Kemendikdasmen mencatat Gendang Beleq sebagai musik tradisional dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Nama beleq berarti besar dalam bahasa Sasak, merujuk pada ukuran gendang yang menjadi pusat perhatian visual dan musikal.

Para pemain membawa instrumen sambil bergerak. Denyut gendang berjalin dengan instrumen lain dalam kelompok, sehingga pertunjukan menuntut koordinasi langkah, tempo, arah, dan dinamika suara, terutama ketika dimainkan dalam arak-arakan.

Keterangan warisan budaya menempatkan perkembangan tradisi dalam sejarah lokal Lombok. Namun, satu kelompok dapat memiliki susunan pemain, repertoar, busana, atau konteks acara yang berbeda dari kelompok lain; variasi tidak sebaiknya dipaksa menjadi satu bentuk baku.

Dalam pengalaman penonton, bunyi besar gendang mudah menjadi pusat perhatian. Mendengarkan dengan lebih teliti berarti juga memperhatikan jawaban instrumen lain, jeda, perubahan tempo, serta cara gerak para pemain mengatur hubungan antara ruang dan suara.

Pelestarian tidak berhenti pada penyimpanan benda. Pengetahuan untuk membuat, merawat, membawa, memukul, menyusun kelompok, dan memahami konteks sosial diwariskan melalui latihan serta keterlibatan komunitas; dokumentasi seharusnya tetap menyebut pelaku dan tempatnya.

Foto pendamping dibuat Anis Mujahid Akbar pada 9 Desember 2022 dan memperlihatkan pertunjukan Gendang Beleq. Gambar mendokumentasikan satu penampilan, bukan representasi seluruh kelompok Sasak; berkas hanya diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.

Sumber: Data Warisan Budaya Takbenda Kemendikdasmen, “Gendang Beleq”, https://budaya.data.kemdikbud.go.id/wbtb/objek/AA000634 ; Data Kebudayaan Kemendikdasmen, daftar Warisan Budaya Takbenda Nusa Tenggara Barat, https://referensi.data.kemdikbud.go.id/kebudayaan/wbtb/230000/1 ; Wikimedia Commons, metadata foto, https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gendang_Beleq%2C_Kesenian_Khas_Lombok.jpg

Catatan editorial: Tulisan ini adalah artikel seni evergreen, bukan berita terbaru. Redaksi tidak menyamaratakan susunan ansambel atau fungsi pertunjukan di seluruh komunitas Sasak. Foto hanya diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.

Baca juga