Berita Pilihan
Seni

Cangkir Shakudō 1731 Mempertemukan Paduan Tembaga-Emas dan Bentuk Jamuan

Redaksi Opinix ·

Cangkir dan tatakan shakudō dengan emas dari Jepang, bertanggal 1731; foto katalog The Metropolitan Museum of Art.
Cangkir dan tatakan shakudō dengan emas dari Jepang, bertanggal 1731; foto katalog The Metropolitan Museum of Art.
Foto: The Metropolitan Museum of Art · Public domain / The Met Open Access

Sebuah cangkir beserta tatakannya dari Jepang, bertanggal 1731, memperlihatkan shakudō sebagai bahan utama yang dipadukan dengan emas. Koleksi The Metropolitan Museum of Art ini memberi contoh bahwa paduan logam yang lazim dikenal lewat perlengkapan dekoratif juga dapat hadir dalam bentuk peralatan jamuan.

Catatan koleksi The Met menyebut bendanya berasal dari periode Edo. Cangkir memiliki tinggi sekitar 3,8 sentimeter dan diameter 7,6 sentimeter, sedangkan tatakannya berdiameter sekitar 11,7 sentimeter.

Shakudō dicatat museum sebagai paduan tembaga dan emas. Pada objek ini, keterangan medium tidak berhenti pada nama teknik, melainkan menyebut dua bahan secara langsung; hal itu penting agar pembaca tidak menyamakan warna gelap permukaan dengan satu jenis logam murni.

Kombinasi skala kecil, tatakan terpisah, dan permukaan logam mengubah cara objek dibaca. Ia bukan sekadar wadah, melainkan karya metal yang harus dilihat melalui proporsi, hubungan cangkir-tatakan, warna, dan detail pengerjaan.

The Met menandai gambar serta data objek sebagai bagian dari program Open Access dan berstatus domain publik. Karena itu, foto katalog dapat dipakai kembali tanpa menyiratkan bahwa museum mendukung penerbit atau penafsiran tertentu.

Artikel ini membatasi uraian pada data objek yang dipublikasikan museum. Ia tidak mengarang pemilik pertama, konteks upacara, atau teknik patinasi khusus yang tidak dijelaskan pada halaman koleksi.\n\nSumber:\n- https://www.metmuseum.org/art/collection/search/42572\n- https://collectionapi.metmuseum.org/public/collection/v1/objects/42572\n\nDokumentasi foto: Cangkir dan tatakan shakudō dengan emas dari Jepang, bertanggal 1731; foto katalog The Metropolitan Museum of Art. Kredit: The Metropolitan Museum of Art. Sumber foto: https://www.metmuseum.org/art/collection/search/42572. Lisensi: Public domain / The Met Open Access — https://www.metmuseum.org/policies/terms-and-conditions#open-access. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.\n\nCatatan editorial: artikel berbasis referensi dan dokumentasi terbuka, bukan laporan kunjungan atau wawancara. Redaksi Opinix memeriksa nama, angka, konteks, serta izin gambar pada 19 Oktober 2026; tautan sumber disediakan agar pembaca dapat memeriksa bahan rujukan.

Baca juga