Di Balik Selembar Batik, Ada Keterampilan yang Terus Diteruskan
Redaksi ·

Foto: 22Kartika / Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0
Batik mengajak kita melihat kain sebagai hasil keterampilan, bukan hanya pilihan pakaian. Mengenal pembuat dan prosesnya memberi ruang untuk menghargai pekerjaan di balik selembar kain.
Batik Indonesia tercatat dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 2009. Pengakuan itu dapat menjadi pintu masuk untuk belajar lebih jauh, mulai dari proses pembuatan hingga cerita yang disampaikan para perajin.
Saat membeli batik, pembeli bisa bertanya tentang teknik, asal kain, dan cara perawatannya. Percakapan sederhana ini membuat hubungan dengan produk lebih bermakna sekaligus membantu pembeli menentukan pilihannya.
artikel budaya ini merupakan tulisan pengantar, bukan laporan peristiwa terbaru. Referensi UNESCO: https://www.unesco.org/en/countries/id/lists-and-nominations
Kredit foto: 22Kartika / Wikimedia Commons. Lisensi CC BY-SA 3.0. Foto diubah ukuran dan dikompresi; tampilan thumbnail dapat terpotong. Foto hasil penyesuaian tetap menggunakan lisensi yang sama.
Sumber foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Making_Batik_in_Indonesia.jpg
Lisensi foto: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan