Berita Pilihan
Seni

Ukiran Mesin di Bawah Enamel Membentuk Cahaya pada Kotak Paris 1773

Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Kotak tembakau emas dan enamel karya Charles Le Bastier, Paris, 1773–1774, koleksi The Metropolitan Museum of Art.
Kotak tembakau emas dan enamel karya Charles Le Bastier, Paris, 1773–1774, koleksi The Metropolitan Museum of Art.
Foto: The Metropolitan Museum of Art · Public Domain

Sebuah kotak tembakau kecil buatan Charles Le Bastier pada 1773–1774 menunjukkan bagaimana pola mekanis dapat menjadi dasar permainan cahaya. Koleksi The Metropolitan Museum of Art itu dibuat di Paris dari emas dan enamel, dengan ukuran sekitar 3,2 x 7,3 sentimeter.

The Met menjelaskan enamel biru keabu-abuan yang tembus cahaya diaplikasikan di atas dasar engine-turned. Istilah itu menunjuk pola berulang yang dipotong dengan bantuan mesin pada permukaan logam. Saat dilapisi enamel transparan, relief di bawahnya tetap terbaca melalui pantulan dan kedalaman warna.

Bagian pinggir memakai enamel merah muda yang buram. Perbedaan transparan dan opak bukan sekadar pilihan warna: lapisan tembus cahaya membiarkan pola logam ikut bekerja, sedangkan lapisan buram menahan pandangan pada permukaannya. Kontras material itu menyusun batas dan bidang utama pada benda yang sangat kecil.

Menurut museum, teknik enamel transparan di atas dasar engine-turned disukai untuk dekorasi kotak emas pada dekade 1770-an dan 1780-an. Benda ini karena itu dapat dibaca sebagai contoh kecenderungan produksi Paris, tetapi satu karya tidak mewakili seluruh variasi pengrajin, bengkel, atau pemakai pada masa tersebut.

Kotak tembakau juga merupakan perlengkapan sosial. The Met mencatat benda semacam ini dapat menjadi aksesori mode dan hadiah bernilai tinggi di Eropa abad ke-18. Konteks itu menjelaskan mengapa material mahal, keterampilan logam, dan dekorasi enamel dipadukan pada wadah yang fungsi praktisnya sederhana.

Foto koleksi berstatus Public Domain melalui program Open Access The Met. Gambar membantu melihat warna dan pola, tetapi tidak menggantikan pengamatan ukuran, bobot, kondisi konservasi, atau kilau asli. Nomor objeknya 17.190.1163a, b; status tidak dipamerkan dapat berubah, sehingga pembaca perlu memeriksa laman museum.

Sumber:

- https://www.metmuseum.org/art/collection/search/193845

- https://collectionapi.metmuseum.org/public/collection/v1/objects/193845

Dokumentasi foto: Kotak tembakau karya Charles Le Bastier, Paris, 1773–1774; koleksi The Metropolitan Museum of Art, objek 17.190.1163a, b. Tanggal foto tidak dicantumkan. Kredit: The Metropolitan Museum of Art. Sumber foto: https://www.metmuseum.org/art/collection/search/193845 Lisensi: Public Domain / The Met Open Access. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.

Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru. Status Public Domain dan gambar utama dikonfirmasi melalui laman objek serta API Open Access The Met.

Baca juga