Kanoko Shibori Membentuk Motif dari Ikatan Kecil pada Kain
Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Foto: The Metropolitan Museum of Art · Public Domain
Kanoko shibori adalah variasi celup rintang Jepang yang membentuk pola melalui cubitan kecil kain yang diikat sebelum pencelupan. Bagian yang terlindungi ikatan tidak menerima warna dengan cara yang sama seperti permukaan terbuka, sehingga motif muncul setelah ikatan dilepas dan kain diratakan.
The Metropolitan Museum of Art menjelaskan shibori secara luas dapat menggunakan lipatan, jahitan, ikatan, selubung, dan simpul untuk melindungi area kain dari penetrasi pewarna. Kanoko merupakan salah satu bentuknya, bukan nama bagi seluruh teknik celup rintang Jepang.
Pada variasi kanoko yang populer, setiap cubitan diikat satu per satu sehingga menghasilkan detail kecil yang sering menyerupai persegi dengan titik di tengah. Tekanan, ukuran cubitan, dan ketatnya ikatan memengaruhi batas serta tekstur hasil, membuat pengulangan tetap memiliki variasi.
Objek utama artikel ini berjudul “Textile with Spotted Dyeing (kanoko shibori)”. Arsip The Met menempatkannya pada periode Edo 1615–1868 di Jepang, dengan bahan crepe serat kulit batang tenunan polos yang dicelup rintang.
Fragmen koleksi bernomor 2008.335.10 itu berukuran sekitar 6,5 sentimeter pada tinggi terbesarnya dan 10,5 sentimeter pada lebar terbesar. Ukuran kecilnya berarti foto tidak boleh diperlakukan sebagai gambaran satu busana lengkap atau bukti tentang pemakai awalnya.
Gambar utama berasal dari program Open Access The Met dan ditandai domain publik. Tanggal pemotretan digital tidak dicantumkan pada rekaman objek; keterangan visual merujuk pada fragmen periode Edo, bukan demonstrasi proses mengikat dan mencelup.
Sumber:
- https://www.metmuseum.org/art/collection/search/74585
- https://www.metmuseum.org/art/collection/search/45399
- https://www.metmuseum.org/art/collection/search/79595
- https://www.metmuseum.org/about-the-met/policies-and-documents/open-access
Dokumentasi foto: Fragmen tekstil dengan pencelupan berbintik kanoko shibori, Jepang, periode Edo 1615–1868; tanggal foto digital tidak dicantumkan. Kredit: Pembuat tidak diketahui / The Metropolitan Museum of Art. Sumber foto: https://www.metmuseum.org/art/collection/search/74585 Lisensi: Public Domain / The Met Open Access. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.
Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan