Berita Pilihan
Seni

Suminagashi Memindahkan Lingkaran Tinta dari Permukaan Air ke Kertas

Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Folio Shin Kokin Wakashū abad ke-13 dengan latar suminagashi, karya yang dikaitkan dengan Go-Toba; reproduksi domain publik.
Folio Shin Kokin Wakashū abad ke-13 dengan latar suminagashi, karya yang dikaitkan dengan Go-Toba; reproduksi domain publik.
Foto: Go-Toba · Public domain

Suminagashi berarti “tinta mengambang” dan merujuk pada teknik menghias kertas Jepang dengan pola yang dibentuk di permukaan air. Tinta sumi disentuhkan sedikit demi sedikit sehingga lingkaran tipis menyebar sebelum kertas menangkap pola tersebut.

Berbeda dari melukis langsung pada lembaran, gambar terlebih dahulu hidup di permukaan cair yang mudah berubah. Gerak udara, getaran, urutan tetesan, dan cara kertas diletakkan dapat menggeser garis; pengendalian proses justru berjalan berdampingan dengan variasi yang tidak sepenuhnya dapat diulang.

The Metropolitan Museum of Art mendokumentasikan demonstrasi konservator Yukari Hayashida dengan kertas berbahan serat kozo dan tinta sumi. Museum menempatkan praktik ini dalam pembahasan kertas hias yang juga mencakup marbling dari tradisi lain.

Saat kertas menyentuh permukaan, pola tinta berpindah dan kemudian dikeringkan. Karena pola mengikuti aliran air, hasilnya dapat berupa lingkaran, pusaran, atau garis menyerupai urat; warna dan ketajaman bergantung pada bahan serta urutan kerja.

Gambar utama memperlihatkan folio Shin Kokin Wakashū dari abad ke-13 dengan latar suminagashi. Berkas domain publik dikaitkan dengan Go-Toba dan diunggah ke Wikimedia Commons pada 29 April 2016; gambar dipotong serta dikompresi menjadi JPEG.

Artikel ini menjelaskan prinsip umum, bukan resep konservasi untuk naskah lama. Jenis tinta, kualitas air, bahan kertas, perekat, dan metode pengeringan perlu diuji pada sampel sebelum diterapkan pada karya yang akan disimpan.

Sumber:

- https://www.metmuseum.org/perspectives/playing-with-paper

- https://www.metmuseum.org/perspectives/decorated-paper

Dokumentasi foto: Folio Shin Kokin Wakashū abad ke-13 berlatar suminagashi; reproduksi domain publik diunggah 29 April 2016. Kredit: Go-Toba (Wikimedia Commons). Sumber foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:ShinKokin_Wakash%C5%AB_su_suminagashi_XIII_secolo.png Lisensi: Public domain. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.

Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru.

Baca juga