Encaustic Memperlihatkan Peran Lilin dalam Potret Mesir Masa Romawi
Redaksi Opinix ·

Foto: The Metropolitan Museum of Art / CC0 1.0
Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.
Wajah dalam potret Mesir masa Romawi dapat tampak begitu dekat meskipun dibuat berabad-abad lalu. Salah satu medium yang dipakai adalah encaustic, yakni campuran lilin lebah dan pigmen. Teknik ini berbeda dari anggapan bahwa seluruh potret kuno dibuat dengan cat berbasis air.
Koleksi The Metropolitan Museum of Art menyimpan Portrait of a thin-faced, bearded man, bertarikh 160–180 Masehi. Katalog mencatat mediumnya sebagai encaustic di atas kayu limewood. Nama pelukisnya tidak disebutkan, sehingga identitas pembuat tidak boleh diisi berdasarkan perkiraan.
Uraian kuratorial The Met menjelaskan persiapan panel, sketsa, dan penggunaan campuran lilin dengan pigmen serbuk. Lilin dapat digunakan panas atau disiapkan sebagai emulsi dingin. Kedua cara tersebut memberi waktu kerja dan jejak alat yang berbeda pada permukaan lukisan.
Pada penjelasan metode panas, cat untuk latar dan pakaian lebih tipis dibandingkan lapisan yang membentuk wajah. Setelah lilin mendingin, alat keras dapat dipakai untuk membaurkan warna kulit. Namun, museum juga menegaskan bahwa rincian teknik pelukis kuno masih menyisakan pertanyaan.
Potret panel berkembang di Mesir masa Romawi pada abad pertama hingga ketiga Masehi. Dalam pengantar pameran Ancient Faces tahun 2000, The Met menjelaskan bahwa sebagian potret ditempatkan di atas bagian kepala mumi, mempertemukan gaya lukis Yunani-Romawi dengan fungsi pemakaman Mesir.
Pengantar yang sama membedakan encaustic dari tempera di kayu maupun linen. Karena itu, sebutan potret Fayum tidak otomatis menunjukkan satu bahan atau satu teknik. Membaca medium setiap benda membantu melihat keragaman cara membuat citra, bukan menyamaratakan seluruhnya sebagai lukisan lilin.
Sumber (diperiksa 18 Oktober 2026 WIB):
The Met, katalog Portrait of a thin-faced, bearded man, objek 09.181.1
https://www.metmuseum.org/art/collection/search/547856
The Met, arsip pameran Ancient Faces: Mummy Portraits from Roman Egypt, 15 Februari–7 Mei 2000
https://www.metmuseum.org/exhibitions/listings/2000/mummy-portraits
Foto dokumentasi / ilustrasi: Portrait of a thin-faced, bearded man, 160–180 Masehi, encaustic di atas limewood. Pembuat tidak diketahui; koleksi The Metropolitan Museum of Art, Rogers Fund, 1909, nomor 09.181.1. Foto digital museum; tanggal pemotretan tidak dicantumkan.
Pembuat/kredit: Pembuat lukisan tidak diketahui; foto The Metropolitan Museum of Art, Rogers Fund, 1909 (09.181.1).
Halaman foto:
https://www.metmuseum.org/art/collection/search/547856
Lisensi atau dasar izin: CC0 1.0.
https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Perubahan: Orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, ukuran diperkecil bila diperlukan, dan dikodekan ulang sebagai JPEG; tanpa pemotongan atau perubahan isi.
Dasar Open Access The Met:
https://www.metmuseum.org/hubs/open-access
Catatan editorial: Kurasi transparan oleh Redaksi Opinix berdasarkan sumber yang disebutkan, bukan liputan atau wawancara langsung. Tidak ada kutipan baru yang direka. Ini tulisan latar seni, bukan pemberitaan pameran yang sedang berlangsung. Tanggal tahun 2000 adalah masa pameran arsip. Foto terverifikasi Public Domain pada katalog dan isPublicDomain=true pada API The Met; tersedia melalui Open Access CC0.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan