Berita Pilihan
Seni

Nunome-Zōgan Mengunci Lembaran Emas pada Permukaan Besi Tsuba

Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Tsuba Jepang dari abad ke-18 berbahan besi, emas nunome-zōgan, dan tembaga; koleksi The Metropolitan Museum of Art.
Tsuba Jepang dari abad ke-18 berbahan besi, emas nunome-zōgan, dan tembaga; koleksi The Metropolitan Museum of Art.
Foto: The Metropolitan Museum of Art · Public Domain

Nunome-zōgan adalah teknik dekorasi logam dengan membuat guratan silang halus pada permukaan besi, menaruh lembaran logam tipis di atasnya, lalu memoles atau menekannya agar melekat. Glosarium Ashmolean menjelaskan bahan pelapis umumnya emas atau perak; jejak silang itulah yang memberi istilah bernuansa “serat kain”.

Objek utama artikel ini adalah tsuba Jepang abad ke-18 dalam koleksi The Metropolitan Museum of Art. Museum mencatat bahannya sebagai besi, emas dengan teknik nunome-zōgan, dan tembaga. Ukurannya sekitar 7 sentimeter tinggi, 6,8 sentimeter lebar, dan berat 116,2 gram.

Tsuba dipasang di antara bilah dan gagang pedang untuk membantu melindungi tangan. Pada benda kecil ini, permukaan besi menjadi bidang visual sekaligus komponen perlengkapan pedang. Emas tidak harus mengisi rongga besar; lapisan tipis dapat membentuk garis dan bidang kontras.

Catatan museum lain membantu membedakan teknik ini dari sekadar pengecatan. Ashmolean menyebut permukaan lebih dahulu dibuat silang dan logam dipoles di atasnya, sementara Smithsonian menggambarkan daun emas yang menempel pada dasar bergerigi. Ikatan mekanis tersebut tetap dapat aus atau terlepas, sehingga konservasi tidak sama dengan menambahkan emas baru.

Foto Open Access The Met memperlihatkan objek nomor 33.40.9 yang masuk melalui warisan Edward G. Kennedy pada 1932. Museum menyatakan gambar dan objek digitalnya berstatus domain publik; tanggal pemotretan tidak dicantumkan. Atribusi foto tidak berarti museum mendukung artikel ini.

artikel ini menjelaskan cara kerja dan catatan objek, bukan panduan merestorasi tsuba. Pembersihan abrasif dapat menghilangkan lapisan logam dan guratan halus. Penilaian bahan, usia, dan perbaikan sebaiknya diserahkan kepada konservator logam.

Sumber:

- https://www.metmuseum.org/art/collection/search/642391

- https://collectionapi.metmuseum.org/public/collection/v1/objects/642391

- https://jameelcentre.ashmolean.org/collection/921/per_page/-500/offset/0/sort_by/date/start/1700/end/1785/object/20352

- https://www.si.edu/object/tsuba%3Achndm_1936-4-1142

Dokumentasi foto: Tsuba Jepang abad ke-18, besi dengan emas nunome-zōgan dan tembaga, nomor objek 33.40.9; koleksi The Metropolitan Museum of Art. Tanggal foto tidak dicantumkan. Kredit: The Metropolitan Museum of Art. Sumber foto: https://www.metmuseum.org/art/collection/search/642391 Lisensi: Public Domain / The Met Open Access. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.

Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru. Status Public Domain dan gambar utama dikonfirmasi melalui laman objek serta API Open Access The Met.

Baca juga