Tapa Membentuk Lembaran Tekstil dari Kulit Dalam Pohon
Redaksi Opinix ·

Foto: Sémhur, 11 November 2006, CC BY-SA 3.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:FatuIva_TapaMaking_4_20061111.jpg
Tapa adalah istilah umum untuk tekstil kulit kayu di Polinesia. The Metropolitan Museum of Art menjelaskan bahwa bahan serupa kertas ini terutama dibuat dari kulit dalam pohon paper mulberry yang lunak.
Kulit dalam dipisahkan, dipukul hingga melebar dan menipis, lalu potongan-potongannya disatukan dengan cara direkatkan atau difeltkan menjadi lembaran besar. Tahap menghias dapat melibatkan pewarnaan, cap, pola geometris, dan kerja kolektif yang berbeda menurut tempat.
The Met mencatat tradisi tersebut telah berkembang lebih dari 3.500 tahun dan pada banyak masyarakat dikerjakan oleh kelompok perempuan. Tapa digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun pertukaran upacara dan pemberian hadiah.
Sebuah panel siapo dari Samoa dalam koleksi The Met memperlihatkan cara sebutan lokal membedakan karya yang kerap disatukan dengan nama tapa. Karena itu, istilah, motif, bahan, dan fungsi sebaiknya dibaca bersama konteks pulau serta komunitas pembuatnya.
Melihat tapa hanya sebagai pengganti kain tenun mengabaikan kerja material dan makna sosialnya. Lembaran dapat membungkus tubuh, menandai kedudukan atau peristiwa, menjadi hadiah, dan membawa pola yang dikenali dalam hubungan antarkeluarga maupun antarpulau.
Foto pendamping memperlihatkan proses memperlebar dan mengolah kulit kayu untuk tapa di Desa Omoa, Pulau Fatu Iva, Kepulauan Marquesas, pada 11 November 2006.
Sumber: The Metropolitan Museum of Art, “Tapa: Art of the Gift in Polynesia”, diakses 21 Oktober 2026, https://www.metmuseum.org/exhibitions/tapa-art-of-the-gift-in-polynesia ; The Met, “Barkcloth Panel (Siapo)”, objek 312122, https://www.metmuseum.org/art/collection/search/312122 ; Wikimedia Commons, https://commons.wikimedia.org/wiki/File:FatuIva_TapaMaking_4_20061111.jpg
Catatan editorial: Artikel ini adalah artikel budaya. Foto CC BY-SA 3.0 diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG tanpa pemotongan.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan