Oinochoe Etruria Mengubah Teko Tanah Liat Menjadi Susunan Kepala dan Tonjolan
Redaksi Opinix ·

Foto: Perajin Etruria tidak diketahui; foto/digitalisasi The Metropolitan Museum of Art — CC0 1.0
Sebuah oinochoe Etruria dalam koleksi The Metropolitan Museum of Art menunjukkan bahwa wadah sehari-hari dapat menjadi medan eksperimen bentuk. Teko tanah liat bermulut daun semanggi itu diperkirakan dibuat sekitar 550 sebelum Masehi.
Katalog museum mencatat tinggi benda sekitar 40,4 sentimeter. Pada bibir, leher, bahu, dan badan, perajin menambahkan kepala domba jantan, kepala manusia, serta tonjolan, sehingga siluet wadah tidak berhenti pada fungsi menuang.
Benda tersebut dibuat dari terracotta dan tergolong bucchero, tembikar hitam khas Etruria. Warna gelap bucchero berasal dari proses pembakaran dengan oksigen terbatas, bukan dari lapisan cat hitam biasa.
Mulut tiga daun mengarahkan cairan ketika dituangkan, sementara satu pegangan menghubungkan leher dan badan. Ornamen yang rapat mengubah bagian struktural itu menjadi ritme visual yang dapat dibaca dari beberapa sisi.
The Met memberi nomor objek 12.160.1 dan menyebutnya bagian dari Rogers Fund tahun 1912. Informasi katalog seperti bahan, ukuran, perkiraan tanggal, dan riwayat masuk koleksi lebih pasti daripada menebak identitas perajin yang tidak dicantumkan.
Citra objek dilepas melalui kebijakan Open Access The Met dan ditandai CC0 pada Wikimedia Commons. Reproduksi digital memungkinkan pembaca memperbesar detail, tetapi tetap tidak menggantikan pemeriksaan permukaan, berat, dan warna benda asli di ruang museum.
Sumber (diperiksa 19 Oktober 2026 WIB):
The Metropolitan Museum of Art, ‘Terracotta trefoil oinochoe (jug)’, objek 12.160.1 — https://www.metmuseum.org/art/collection/search/249103
The Metropolitan Museum of Art, ‘Terracotta vase in the shape of a cockerel’, penjelasan ringkas bucchero — https://www.metmuseum.org/art/collection/search/251482
The Metropolitan Museum of Art, kebijakan Open Access — https://www.metmuseum.org/about-the-met/policies-and-documents/open-access
Dokumentasi foto: Oinochoe terracotta Etruria bermulut daun semanggi, dibuat sekitar 550 SM; foto koleksi The Metropolitan Museum of Art. Pembuat: Perajin Etruria tidak diketahui; foto/digitalisasi The Metropolitan Museum of Art. Halaman foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Terracotta_trefoil_oinochoe_(jug)_MET_DP245776.jpg. Lisensi: CC0 1.0 — https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/. Perubahan: diubah ukuran seperlunya dan dikonversi ke JPEG; tidak ada perubahan isi substantif.
Catatan editorial: Jenis: artikel seni evergreen, bukan berita terbaru. Uraian visual dibatasi oleh data katalog museum dan tidak mengarang identitas perajin.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan