Mezzotint Membangun Cahaya dari Permukaan Cetak yang Gelap
Redaksi Opinix ·

Foto: Nicholas Verkolje, setelah Godfried Schalcken; The Metropolitan Museum of Art / The Metropolitan Museum of Art / CC0 / Public domain
Dalam mezzotint, gambar dapat muncul dari pengurangan bagian gelap, bukan semata penambahan garis. Teknik cetak dalam ini dikenal karena peralihan nada yang lembut. Esai kurator Elizabeth E. Barker di The Metropolitan Museum of Art menjelaskan cara kerja dan peredarannya.
Pelat tembaga mula-mula dikasarkan dengan alat bergerigi bernama rocker. Tekstur halus yang terbentuk menahan tinta; bila dicetak pada tahap tersebut, bidangnya menjadi hitam. Pekerjaan selanjutnya adalah menentukan bagian mana yang akan menerima lebih sedikit tinta.
Pengikis dan alat penghalus dipakai pada bagian terpilih sehingga muncul nada lebih terang. Sesudah penintaan, gambar dipindahkan ke kertas lembap dengan mesin cetak dalam. Permukaan kasar pelat rentan aus, sehingga kualitas hasil tidak seragam sepanjang pemakaian.
Menurut Barker, kemampuan menghadirkan tekstur dan rentang gelap-terang membuat mezzotint sesuai untuk menerjemahkan lukisan minyak ke bentuk cetak. Peredarannya juga membawa gambar ke album koleksi dan dinding rumah, bukan hanya ke ruang kerja pembuatnya.
Salah satu contoh koleksi Met ialah Young Woman Holding a Candle in a Bedchamber karya Nicholas Verkolje, setelah Godfried Schalcken. Museum memberi rentang pembuatan 1690–1715 dan nomor objek 68.753.1. Dalam reproduksinya, cahaya lilin dan wajah muncul di antara bidang gelap.
Catatan koleksi menyebut medianya mezzotint, dengan ukuran sekitar 32,5 × 25 sentimeter. Membandingkan objek itu dengan penjelasan teknik membantu melihat perbedaan gambar yang dibangun lewat gradasi dan gambar yang mengandalkan kontur garis. Pembacaan visual ini bukan kabar pameran baru atau hasil pemeriksaan fisik cetakan.
Sumber (diperiksa 17 Oktober 2026 WIB):
Elizabeth E. Barker, The Met: The Printed Image in the West: Mezzotint, Oktober 2003
https://www.metmuseum.org/essays/the-printed-image-in-the-west-mezzotint
The Met, catatan koleksi Nicholas Verkolje, objek 68.753.1
https://www.metmuseum.org/art/collection/search/360258
Catatan editorial: Jenis: tulisan latar/evergreen (artikel nonaktual), bukan berita terbaru. Kurasi sejarah seni oleh Redaksi Opinix. Pengamatan visual terbatas pada reproduksi digital; bukan laporan pameran atau pemeriksaan langsung karya.
Foto dokumentasi / ilustrasi: Reproduksi digital Young Woman Holding a Candle in a Bedchamber, Nicholas Verkolje setelah Godfried Schalcken, 1690–1715. Koleksi The Met, 68.753.1; tanggal pemotretan digital tidak dicantumkan.
Pembuat: Nicholas Verkolje, setelah Godfried Schalcken; The Metropolitan Museum of Art.
Halaman foto:
https://www.metmuseum.org/art/collection/search/360258
Lisensi atau dasar izin: CC0 / Public domain.
https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Kebijakan koleksi:
https://www.metmuseum.org/hubs/open-access
Kredit koleksi: The Elisha Whittelsey Collection, The Elisha Whittelsey Fund, 1968. Nomor objek 68.753.1.
Perubahan: Penyesuaian orientasi bila ada metadata EXIF, ukuran diperkecil bila diperlukan, konversi/rekompresi JPEG; tanpa pemotongan atau perubahan isi.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan