Berita Pilihan
Seni

Enamel Guilloché Membuat Pola Ukir Tetap Terlihat di Bawah Warna Transparan

Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Kotak korek Fabergé beremail biru pucat di atas pola guilloché, akhir abad ke-19, koleksi Cooper Hewitt.
Kotak korek Fabergé beremail biru pucat di atas pola guilloché, akhir abad ke-19, koleksi Cooper Hewitt.
Foto: Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum · Public domain

Enamel guilloché menggabungkan pola berulang yang diukir mesin pada logam dengan lapisan email transparan. Cahaya menembus warna kaca lalu memantul dari permukaan logam, sehingga garis di bawahnya tetap terbaca sebagai gelombang atau sinar.

Contoh utama adalah kotak korek buatan Fabergé dari akhir abad ke-19 dalam koleksi Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum. Catatan objek menyebut email biru pucat transparan menutupi dasar yang dikerjakan dengan engine turning dan menampilkan garis vertikal bergelombang.

Kotak berbentuk persegi panjang dengan sudut membulat. Tepi tutup memakai hiasan daun acanthus dari emas merah muda dan kuning, sementara tombol safir merah muda melepaskan tutup berengsel. Bagian bawah memiliki bidang pemantik pada alur emas.

Guilloché pada konteks ini bukan sekadar nama motif. Istilahnya menunjuk kerja mekanis yang menghasilkan pola teratur sebelum email ditempatkan. Jika lapisan warna terlalu buram, pola bawah akan hilang; jika transparan, kedalaman visual bergantung pada kualitas permukaan dan cahaya.

Foto koleksi berstatus domain publik dan menggambarkan benda nomor 18495399. Tanggal pembuatan foto tidak dicantumkan; keterangan waktu “akhir abad ke-19” merujuk pada benda, bukan saat pemotretan.

artikel ini menjelaskan catatan museum dan teknik yang tampak, bukan panduan autentikasi Fabergé. Pemeriksaan tanda pembuat, bahan, kondisi email, perbaikan, dan provenance memerlukan kajian konservator serta dokumen koleksi.

Sumber:

- https://collection.cooperhewitt.org/objects/18495399/

- https://www.metmuseum.org/ja/exhibitions/faberge/exhibition-objects

- https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Pale_Blue_Guilloch%C3%A9_Enamel_Matchsafe,_late_19th_century_(CH_18495399).jpg

Dokumentasi foto: Pale Blue Guilloché Enamel Matchsafe buatan Fabergé, akhir abad ke-19, koleksi Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum, objek 18495399. Tanggal foto tidak dicantumkan. Kredit: Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum (Wikimedia Commons). Sumber foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Pale_Blue_Guilloch%C3%A9_Enamel_Matchsafe,_late_19th_century_(CH_18495399).jpg Lisensi: Public domain. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.

Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru.

Baca juga