Bros Marcus Memanfaatkan Enamel Tanpa Alas untuk Menghadirkan Efek Kaca Patri
Redaksi Opinix ·

Foto: The Metropolitan Museum of Art / CC0 1.0
Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.
Bros buatan Marcus & Co. sekitar 1900 memperlihatkan peran cahaya dalam perhiasan. Karya dari New York dalam koleksi The Met ini menggunakan enamel plique-à-jour.
Glosarium perhiasan The Met menjelaskan enamel sebagai komposisi kaca yang dilekatkan pada logam melalui pemanasan tinggi. Dalam plique-à-jour, cahaya dapat menembus material tersebut, bukan sekadar memantul pada permukaannya.
Pada bros Marcus, sel-sel enamel transparan tidak memiliki alas di belakangnya. Menurut catatan kuratorial museum, susunan itu menghadirkan efek menyerupai kaca patri.
Bunga sweet pea dan dedaunannya dibentuk tiga dimensi dengan pewarnaan menyerupai alam. Museum menghubungkan pilihan bentuk tersebut dengan estetika Art Nouveau pada pergantian abad.
Bros ini juga memakai mutiara conch, berlian, platinum, dan emas 18 karat. Daftar bahan memperlihatkan bahwa pengerjaan enamel dipadukan dengan bahan perhiasan lainnya.
Perusahaan Marcus & Co. didirikan Herman Marcus pada 1892 dan kemudian diteruskan kedua putranya. Atribusi koleksi menyebut perusahaan, bukan penetapan salah satu putra sebagai pembuat individu.
Objek bernomor 2016.107 merupakan pemberian Jacqueline Loewe Fowler dan keluarga pada 2016. Penanggalan sekitar 1900 merujuk benda, bukan waktu pemotretan citra digital.
Sumber (diperiksa 18 Oktober 2026 WIB):
The Metropolitan Museum of Art, Brooch oleh Marcus & Co., koleksi 2016.107
https://www.metmuseum.org/art/collection/search/702563
The Met Store, glosarium perhiasan, bagian Enamel
https://store.metmuseum.org/blog/the-met-store-jewelry-glossary
Foto dokumentasi / ilustrasi: Bros Marcus & Co., sekitar 1900, koleksi The Met 2016.107. Tanggal foto digital dan nama fotografer tidak dicantumkan; catatan koleksi diperiksa 18 Oktober 2026.
Pembuat/kredit: Marcus & Co., pembuat bros; citra koleksi The Metropolitan Museum of Art.
Halaman foto:
https://www.metmuseum.org/art/collection/search/702563
Lisensi atau dasar izin: CC0 1.0.
https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Perubahan: Orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, ukuran diperkecil bila diperlukan, dan dikodekan ulang sebagai JPEG; tanpa pemotongan, penambahan objek, atau manipulasi isi.
Dasar Open Access The Met:
https://www.metmuseum.org/hubs/open-access
Catatan editorial: Disusun Redaksi Opinix dengan bantuan AI melalui kurasi sumber primer yang diperiksa. Tidak mengklaim melakukan kunjungan lapangan atau wawancara sendiri. Foto arsip dibedakan dari dokumentasi kegiatan. Kurasi sejarah seni, bukan pengumuman akuisisi atau pameran baru.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan