Verre Églomisé Menempatkan Hiasan Logam pada Sisi Belakang Kaca
Redaksi Opinix ·

Foto: The Metropolitan Museum of Art / CC0 1.0
Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.
Kilau hiasan kaca dapat berasal dari sisi yang tidak langsung disentuh pengamat. Pada verre églomisé, lembaran emas atau perak ditempatkan di belakang kaca, lalu diberi gambar melalui penggoresan.
Corning Museum of Glass menjelaskan bahwa lapisan tersebut dilindungi dengan pernis, foil logam, atau lapisan kaca lain. Karena hiasan dilihat melewati kaca, posisi bahan dan permukaan pandang menjadi bagian penting tekniknya.
Namanya dikaitkan dengan Jean-Baptiste Glomy, pembuat bingkai gambar dan cermin Prancis yang wafat pada 1786. Namun, teknik hias sejenis sudah digunakan sejak abad ke-13; nama itu tidak berarti seluruh proses baru ditemukan olehnya.
Panel with nine portraits dalam koleksi The Metropolitan Museum of Art memberi contoh benda berlabel medium verre églomisé. Katalog menempatkannya sebagai karya Prancis abad ke-19 tanpa mencantumkan nama pembuat.
Panel berbingkai itu berukuran 27,3 × 24,1 sentimeter dan memuat sembilan potret kecil. Susunannya menunjukkan bagaimana banyak citra dapat ditempatkan dalam satu bidang hias yang ringkas.
Katalog mencatat nomor koleksi 38.145.169, dengan kredit warisan Mary Martin pada 1938. Tahun karya, tahun kredit koleksi, dan tanggal reproduksi foto perlu dibedakan; reproduksi terbuka ini bukan bukti adanya pameran baru.
Sumber (diperiksa 18 Oktober 2026 WIB):
Corning Museum of Glass, Glass Dictionary: Verre églomisé
https://allaboutglass.cmog.org/definition/verre-eglomise
The Metropolitan Museum of Art, Panel with nine portraits, koleksi 38.145.169
https://www.metmuseum.org/art/collection/search/198198
Foto dokumentasi / ilustrasi: Panel with nine portraits, Prancis, abad ke-19; pembuat tidak dicantumkan. Reproduksi The Metropolitan Museum of Art, koleksi 38.145.169, Bequest of Mary Martin, 1938. Tanggal pemotretan/digitalisasi tidak dicantumkan.
Pembuat/kredit: Pembuat tidak dicantumkan; reproduksi digital The Metropolitan Museum of Art.
Halaman foto:
https://www.metmuseum.org/art/collection/search/198198
Lisensi atau dasar izin: CC0 1.0 / Public domain.
https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
Perubahan: Orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, ukuran diperkecil bila diperlukan, dan dikodekan ulang sebagai JPEG; tanpa pemotongan, penambahan objek, atau manipulasi isi.
Dasar Open Access The Met:
https://www.metmuseum.org/hubs/open-access
Catatan editorial: Disusun Redaksi Opinix dengan bantuan AI melalui kurasi sumber yang diperiksa. Tidak mengklaim kunjungan lapangan atau wawancara sendiri. Pembahasan teknik umum bersumber pada kamus museum; jenis logam atau tahapan pengerjaan khusus panel tidak diasumsikan melampaui katalog. Status reproduksi Public Domain diperiksa pada halaman koleksi dan API The Met; mengikuti Open Access CC0.
Seni
Seni
Seni
Inspirasi
Inspirasi
Warisan