Berita Pilihan
Seni

Grisaille pada Enamel Limoges, Bercerita dengan Rentang Abu-Abu

Redaksi ·

“Triumph of Ceres”, enamel lukis karya Suzanne de Court, kemungkinan akhir abad ke-16–awal abad ke-17.
“Triumph of Ceres”, enamel lukis karya Suzanne de Court, kemungkinan akhir abad ke-16–awal abad ke-17.
Foto: The Metropolitan Museum of Art; karya Suzanne de Court / Public Domain / Open Access

Grisaille menggunakan rentang warna monokrom untuk membentuk volume, cahaya, dan bayangan. Pada enamel Limoges, teknik ini bukan sekadar membuat gambar tampak kelabu; lapisan terang dan gelap dipadukan dengan pembakaran di atas logam sehingga adegan memperoleh kedalaman.

Sebuah contoh di The Metropolitan Museum of Art adalah ewer atau kendi “Triumph of Ceres” karya Suzanne de Court, seniman Prancis yang aktif pada 1575–1625. Museum memperkirakan benda itu dibuat pada akhir abad ke-16 atau awal abad ke-17.

Benda setinggi 28,7 sentimeter itu dibuat dari enamel lukis di atas tembaga, dengan bagian yang disepuh dan diberi perak. The Met menjelaskan dekorasinya memadukan enamel transparan dan grisaille, dipisahkan oleh pita arabes hitam di atas dasar putih.

Zona atas menampilkan arak-arakan kemenangan Ceres, sedangkan zona bawah mengambil kisah Musa dan putri-putri Yitro. Kedua adegan disusun sebagai frieze berkelanjutan, sehingga bentuk kendi sekaligus menjadi permukaan naratif.

Karya ini juga menonjol karena penciptanya. Menurut catatan kuratorial The Met, Suzanne de Court adalah satu-satunya perempuan yang meraih reputasi di bengkel-bengkel enamel Limoges pada akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17.

Melihat grisaille pada benda ini membantu membedakan teknik dari sekadar pilihan warna. Nilainya lahir dari hubungan antara lapisan enamel, panas pembakaran, kilau logam, dan pengaturan cerita pada bidang melengkung. The Met menandai citra karya ini sebagai domain publik.

Sumber:

• https://www.metmuseum.org/art/collection/search/459247

• https://collectionapi.metmuseum.org/public/collection/v1/objects/459247

Dokumentasi foto:

Foto: “Triumph of Ceres”, enamel lukis karya Suzanne de Court, kemungkinan akhir abad ke-16–awal abad ke-17. Kredit: The Metropolitan Museum of Art; karya Suzanne de Court. Halaman foto: https://www.metmuseum.org/art/collection/search/459247. Lisensi: Public Domain / Open Access (https://www.metmuseum.org/about-the-met/policies-and-documents/open-access). Perubahan: orientasi EXIF dinormalkan, ukuran diperkecil proporsional bila melebihi 1.800 piksel, dan dikonversi ke JPEG kualitas 88; tidak ada perubahan isi.

Catatan editorial: artikel evergreen kurasi Redaksi Opinix, bukan laporan terbaru atau liputan lapangan. Fakta diperiksa pada sumber yang tercantum; tidak ada wawancara atau kutipan yang direka.

Baca juga