Langsung ke isi
Sabtu, 7 November 2026 · Dipilih dengan alasan.Redaksi · Pedoman · Koreksi
Dipilih dengan alasan.
Ekonomi

Dari Interfood ke SIAL Food & Drinks, Apa yang Dibawa Pameran F&B 16 Negara di Kemayoran?

Kawasan JIExpo Kemayoran dari seberang Jalan Benyamin Sueb, Jakarta
Foto: Irvan Cahyo N / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

JAKARTA – Pameran industri makanan dan minuman SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 berlangsung 4-6 November 2026 di Hall B dan C JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini menghadirkan lebih dari 500 merek dari 16 negara dan wilayah, menurut Warta Ekonomi, Koran Jakarta, dan Suara.com.

Nama acaranya berganti. Saat diumumkan pada Mei 2026, pameran ini masih disebut SIAL Interfood 2026, seperti tercatat dalam laporan kumparan. Edisi November tampil dengan nama baru, SIAL Food & Drinks Indonesia.

Ada pula selisih antara target dan realisasi. Pada Mei, penyelenggara menargetkan peserta dari 25 negara. Saat pembukaan, media melaporkan peserta datang dari 16 negara dan wilayah. Sebagai pembanding, edisi 2025 diikuti 800 perusahaan dari 22 negara, menurut kumparan.

Keramaian di Halte JIExpo Kemayoran saat pameran
Keramaian Halte JIExpo Kemayoran saat pameran besar. Foto arsip, bukan saat SIAL 2026. Foto: Irvan Cahyo N / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Pameran dibuka Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi. “Indonesia memiliki potensi besar dalam industri makanan dan minuman,” ujarnya, seperti dikutip Warta Ekonomi.

Fajarini juga menyoroti tren ekspor. “Pertumbuhan ini menunjukkan semakin kuatnya daya saing produk makanan Indonesia di pasar global,” katanya kepada Suara.com.

Warta Ekonomi dan Koran Jakarta melaporkan 30.000 pembeli telah registrasi pada hari pertama. Pameran ini bersifat bisnis ke bisnis, dengan agenda utama pertemuan dagang dan business matching.

Koran Jakarta mencatat kehadiran Saudi Export Pavilion dan peserta dari China. Pameran ini juga digelar bersamaan dengan Indonesia Food Transport & Logistics Expo 2026.

Penyelenggaranya Comexposium bersama Seven Events, bagian dari Comexposium Group. Dalam laporan Mei, fokus sektor yang disebut adalah makanan beku, kopi dan teh, serta teknologi pengolahan pangan.

Jumlah pengunjung akhir dan nilai transaksi selama tiga hari pameran belum diumumkan dalam sumber yang dirujuk.

Catatan redaksi: disusun dari sumber yang disebutkan; foto arsip bukan dokumentasi peristiwa terbaru.

Sumber: Warta Ekonomi, Koran Jakarta, Suara.com, kumparan

Ada yang keliru di berita ini? Kirim koreksi ke redaksi. Kami memperbaiki dan mencatat setiap koreksi.

Baca juga